Rabu, 30 Desember 2015

BAU MULUT AKIBAT KEKURANGAN KARBOHIDRAT



BAU MULUT AKIBAT KEKURANGAN  KARBOHIDRAT



Anda bau mulut ???

Bau mulut dapat terjadi karena kurang menjaga kebersihan mulut dan kekurangan air liur sehingga terjadi penumpukan bakteri pada gigi, gusi, dan lidah kemudian timbul bau mulut. Namun bau mulut juga merupakan salah satu tanda dari seseorang yang kekurangan karbohidrat. Setiap orang membutuhkan energi untuk beraktivitas dan sebagian besar energi didapat dari asupan karbohidrat yang terkandung dalam nasi, kentang, jagung, roti, dll. Jika seseorang kekurangan karbohidrat karena melakukan diet atau berpuasa, maka lemak dalam tubuhnya digunakan sebagai pengganti karbohidrat untuk diubah menjadi energi.

Bagaimana bisa terjadi bau mulut? 

Ketika kekurangan karbohidrat, tubuh memerlukan energi dari lemak, trigliserida akan diurai menjadi asam lemak dan gliserol untuk ditransportasikan menuju sel-sel dan dioksidasi menjadi energi. Asam lemak hasil pemecahan lemak akan mengalami proses ketogenesis yaitu pemecahan asam lemak menjadi badan keton di hati. Badan keton akan menghasilkan asetoasetat. Dalam tubuh asetoasetat dapat diubah menjadi beta-hidroksibutirat atau mengalami dekarboksilasi spontan.
Mula-mula asetoasetat masuk ke dalam darah atau direduksi oleh enzim dehidrogenase dependen NAD menjadi beta-hidroksibutirat , yang kemudian masuk ke dalam darah dan berpindah dari hati ke jaringan lain lalu dioksidasi untuk menghasilkan energi. Asetoasetat dalam tubuh yang mengalami dekarboksilasi spontan mengalami reaksi nonenzimatik yang membebaskan CO2 dan aseton, karena mudah menguap aseton keluar melalui ekspirasi lewat paru. Hal ini menyebabkan nafas berbau tidak sedap atau bau mulut.

By      Tjeng, Claudia Jessica T.  (14.0396)
          Siska Setyorini                 (14.0384)